Kisah Inspiratif Vika Wisnu, Pengarang Jawa Timur
Vika Wisnu dikenal sebagai pengarang dan akademisi. Perempuan kelahiran 3 Maret 1974 dan bernama asli Prihandari Satvikadewi ini sehari-harinya adalah dosen di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Ia dikenal dalam kancah sastra berkat karya-karya cerpennya. Di samping itu, ia kerap tampil sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan literasi dan pelatihan penulisan sesuai dengan bidang yang digelutinya, Creative Writing. (Vika Wisnu kembali aktif dalam dunia kepenulisan setelah sempat mengalami kevakuman yang cukup lama, menjadikannya inspirasi bagi para penulis yang memulai kembali gairah kreatif mereka.
Secara rendah hati ia menyebut dirinya penulis amatir karena kurang produktif dan tidak memiliki target khusus. Namun, cerpen-cerpennya tidak hanya mampu menembus media lokal, tetapi juga media nasional dengan mencatatkan sejumlah prestasi signifikan. Cerpen-cerpennya yang dimuat di surat kabar nasionalHarian Kompas, antara lain "Telepon dari Istanbul", "Sepasang Matryoshka", "Pacar Pertama", dan “Pasar Pelukan”. Selain itu, karyanya yang berjudul "Ada Yoko di Societeit Straat" dimuat surat kabar Jawa Pos. Cerpen “Pacar Pertama” masuk dalam buku antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2014 dan cerpen “Pasar Pelukan” masuk dalam antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2020.
Perjalanan kepenulisan Vika Wisnu sempat terhenti selama sepuluh tahun ketika ia memutuskan untuk fokus pada terapi anaknya. Setelah vakum, ia kembali aktif mengajar di Untag Surabaya sejak tahun 2012, dan melanjutkan hobinya menulis sebagai cara untuk menuangkan gagasan dan melatih diri. Kontinuitasnya dalam menulis, meskipun tanpa target ketat, membuktikan bahwa hasrat bersastra tetap menyala, dan ia seringkali menjadi pembicara dalam acara literasi untuk menyebarkan semangat menulis kepada masyarakat luas.
Sumber: komunikasi.untag-sby.ac.id, inisurabaya.com, diolah
Foto : inisurabaya.com