BBP Jawa Timur Laksanakan Rapat Persiapan Program Kerja Tim Pembinaan Bahasa dan Sastra Tahun 2026
Surabaya, 6 Januari 2026 — Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jatim) melaksanakan Rapat Pembahasan Program Tahun 2026 di Ruang Rapat Ki Hajar Dewantara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BBP Jatim, Puji Retno Hardiningtyas, dan didampingi oleh Kepala Subbagian Umum, Dwi Puspa Agustina, serta dihadiri oleh Tim Perencanaan dan Tim Kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra.
Rapat tersebut bertujuan untuk mematangkan perencanaan program kerja BBP Jatim tahun 2026, khususnya yang berkaitan dengan target anggaran, perencanaan kegiatan prioritas, serta sinkronisasi program agar selaras dengan kebijakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Dalam arahannya, Retno menekankan pentingnya perencanaan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Retno menyampaikan bahwa setiap program perlu disusun sesuai dengan kebutuhan anggaran.
“Perencanaan program tahun 2026 harus benar-benar matang, terukur, dan sesuai target. Kita tidak hanya mengejar serapan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan bisa berjalan secara maksimal,” ujar Retno.
Pada kesempatan yang sama, Tim Perencanaan yang diwakili oleh Listya Kanda Dewi dan Indri Novi Harawati memaparkan gambaran umum rancangan program dan alokasi anggaran tahun 2026. Keduanya menjelaskan bahwa perencanaan program disusun dengan mempertimbangkan evaluasi kegiatan tahun sebelumnya serta penyesuaian terhadap kebijakan dan prioritas nasional.
“Perencanaan tahun 2026 kami susun berdasarkan evaluasi program sebelumnya, menyesuaikan dengan program anggaran serta kegiatan prioritas yang mendukung satker,” jelas Listya.
Dalam kesempatan yang sama, Indri menyampaikan terkait dengan masukan kegiatan untuk dibahas di perencanaan.
“Kami berharap seluruh tim dapat memberikan masukan agar perencanaan ini semakin komprehensif dan dapat dilaksanakan secara optimal.”
Melalui rapat pembahasan ini, BBP Jawa Timur berharap seluruh program kerja tahun 2026 dapat tersusun secara komprehensif, terencana, dan sesuai dengan target anggaran yang telah ditetapkan, serta mampu mendukung penguatan peran bahasa dan sastra Indonesia di wilayah Jawa Timur. BBP Jatim menargetkan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pembinaan, pelindungan, dan pengembangan bahasa dan sastra di masyarakat. Dengan sinergi antarpemangku kepentingan dan komitmen bersama, diharapkan seluruh program kerja tahun 2026 dapat terlaksana secara efektif dan efisien.