Penguatan Administrasi dan Koordinasi Antarbagian, BBP Jatim Gelar Rapat Program Kerja Tahun 2026 dan Optimalisasi Tata Usaha
Surabaya, 2 Januari 2026 — Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (BBP Jatim) mengawali tahun 2026 dengan melaksanakan Rapat Pembahasan Program Tahun 2026 yang berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026. Bertempat di Aula Cut Nyak Dien, BBP Jatim, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menyelaraskan rencana kerja, kebijakan, serta program strategis BBP Jatim selama satu tahun ke depan.
Rapat tersebut dihadiri secara langsung oleh Kepala BBP Jatim, Puji Retno Hardiningtyas, serta Kasubbag Umum, Dwi Puspa Agustina, bersama seluruh staf BBP Jatim. Dalam rapat tersebut, disampaikan pula pembahasan mengenai sistem rotasi pegawai di lingkungan BBP Jatim, khususnya pada bagian tata usaha. Pembahasan rotasi bagian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja, pemerataan beban tugas, serta pengembangan kompetensi pegawai. Rotasi pegawai sebagai langkah strategis untuk memberikan pengalaman kerja, memperluas wawasan administrasi, serta adaptif terhadap perubahan kebutuhan organisasi.
Retno menjelaskan bahwa rotasi pegawai bukan sekadar perpindahan tugas, melainkan bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia agar lebih profesional dan siap menghadapi tantangan kerja ke depan. Retno menekankan bahwa kebijakan ini akan dilaksanakan secara terencana, transparan, dan tetap mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi. Dengan demikian, diharapkan rotasi pegawai dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program dan pelayanan administrasi di BBP Jatim.
Lebih lanjut, Retno juga menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program yang telah direncanakan sangat ditentukan oleh kerja sama dan koordinasi yang solid antarunit kerja. Retno berharap seluruh pegawai dapat berperan aktif dalam setiap program kerja, capaian kinerja, tahapan kegiatan dari tiga tim kerja, yaitu pembinaan, pengembangan, dan pelindungan bahasa dan sastra, serta strategi pencapaian target kinerja terkait dengan perencanaan hingga evaluasi dan memberikan masukan yang konstruktif demi perbaikan kinerja organisasi.
“Saya berharap setiap program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara optimal, tepat sasaran, dan akuntabel. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan seluruh pegawai, kita dapat meningkatkan kinerja Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasubbag Umum BBP Jatim, Dwi Puspa Agustina, menyampaikan pemaparan terkait aspek teknis dan administrasi pelaksanaan program tahun 2026. Dalam paparannya, Ina menyoroti pentingnya ketertiban administrasi, pengelolaan anggaran yang efisien dan bertanggung jawab, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung seluruh kegiatan yang telah direncanakan.
“Dari sisi tata kelola dan administrasi, kita perlu memastikan bahwa setiap program didukung oleh perencanaan, tertib administrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini perlu dilakukan agar kegiatan dapat berjalan lancar tanpa kendala,” jelas Ina.
Ina juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Ina juga menyampaikan bahwa administrasi yang rapi dan koordinasi yang baik akan sangat berpengaruh terhadap capaian kinerja lembaga secara keseluruhan.
“Kerja sama yang baik antarbagian akan sangat membantu kita dalam mencapai target kinerja. Dengan komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang kuat, saya yakin program tahun 2026 dapat terlaksana dengan lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.
Rapat Pembahasan Program Tahun 2026 ini menjadi momen penting bagi BBP Jatim untuk menyatukan visi dan langkah dalam menghadapi tantangan kebahasaan dan kesastraan di tahun mendatang. Melalui perencanaan yang matang, kebijakan yang tepat, serta komitmen bersama seluruh pegawai, BBP Jatim diharapkan mampu terus berkontribusi secara berkelanjutan